Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG | Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan aksi kebersihan lingkungan di halaman Markas Komando (Mako) hingga pesisir pantai masyarakat di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan melibatkan seluruh personel satuan.
Aksi tersebut merupakan wujud kepedulian institusi Kepolisian Republik Indonesia, khususnya satuan perairan, dalam menjaga kesehatan ekosistem perairan agar tetap bersih dan lestari. Personel Ditpolairud Polda Sulut terlihat antusias memungut sampah plastik, botol bekas, dan limbah lainnya yang berserakan di area pantai.
Kegiatan tidak hanya terbatas di lingkungan internal markas, melainkan meluas ke area publik tempat warga beraktivitas. Hal ini menunjukkan peran polisi yang tidak semata menegakkan hukum, tetapi juga memberikan teladan dalam menjaga kelestarian alam.
Inisiatif dilaksanakan berdasarkan perintah langsung Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H. Ia menekankan pentingnya peran aktif setiap anggota dalam upaya pelestarian lingkungan.
Usai kegiatan, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personil Ditpolairud Polda Sulut. Kalian telah membuktikan bahwa tugas kita tidak hanya di atas kapal atau di udara, tetapi juga di darat, menjaga bumi tempat kita berpijak, ujarnya.
Direktur Polairud Polda Sulut juga mengajak masyarakat pesisir untuk turut menjaga laut. Jangan jadikan pantai sebagai tempat pembuangan sampah. Laut adalah sumber kehidupan, sumber rezeki, dan warisan berharga untuk anak cucu kita. Jika kita sayang pada keluarga, sayangi juga laut yang menghidupi kita, tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan masyarakat luas. Dengan demikian, Bitung dan Sulawesi Utara secara umum dapat menjadi daerah yang tidak hanya aman dari segi kamtibmas, tetapi juga bersih secara ekologis.
Aksi bersih-bersih di pesisir Bitung menyampaikan pesan bahwa profesi kepolisian memiliki dimensi sosial dan lingkungan. Ketika personel polisi ikut memungut sampah, mereka mengajarkan nilai tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Sampah di laut tidak hanya persoalan estetika, melainkan ancaman serius bagi biota laut dan keselamatan nelayan. Lingkungan yang sehat diharapkan dapat mendukung masyarakat yang lebih produktif dan berkelanjutan.
(Harto)





