Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

Ditpolairud Polda Sulut Laksanakan Pemantauan Udara Karhutla di Kawasan Gunung Soputan, Pastikan Titik Api Terkendali

Sidik Bhayangkara Indonesia 

MANADO | Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan pemantauan udara terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Soputan, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi terkini di lokasi kebakaran sekaligus mendukung upaya penanganan yang telah dilaksanakan oleh tim gabungan di lapangan.

Pemantauan udara menggunakan Helikopter Polisi P-3002 bertujuan memetakan sebaran titik api, mengidentifikasi potensi meluasnya kebakaran, serta mengevaluasi efektivitas proses pemadaman yang telah dilakukan. Data hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah penanganan lanjutan di lapangan.

Operasi tersebut dipimpin Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., didampingi Kepala Biro Operasi Polda Sulut Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, S.I.K., Direktur Samapta Kombes Pol. Mohamad Zamroni, S.I.K., M.M., serta Komandan Satuan Brimob Polda Sulut Kombes Pol. Robby M. Samban, S.I.K. Kehadiran para pejabat utama tersebut menunjukkan komitmen Polda Sulut dalam mendukung penanggulangan bencana karhutla di wilayah Sulawesi Utara.

Helikopter Polisi P-3002 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi pada pukul 15.07 WITA dengan kru yang terdiri dari Kompol M. Nur selaku pilot, Ipda Surya sebagai co-pilot, Aiptu Mivi sebagai mekanik, Bripda Akbar sebagai helper, serta Ipda Bilal Khatami yang bertugas sebagai Flight Operation Officer (FOO). Seluruh rangkaian penerbangan berlangsung sesuai prosedur operasional penerbangan kepolisian.

Dari hasil pemantauan udara, tim menemukan sejumlah titik bekas kebakaran disertai kepulan asap di beberapa bagian lereng Gunung Soputan. Meski demikian, sebagian besar area yang sebelumnya terdampak kebakaran telah berhasil dipadamkan melalui upaya bersama yang dilakukan oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

Setelah menyelesaikan pemantauan, Helikopter Polisi P-3002 kembali mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi pada pukul 16.17 WITA. Dokumentasi visual serta hasil observasi dari udara selanjutnya akan digunakan sebagai dasar evaluasi dan penyusunan langkah antisipasi apabila ditemukan potensi munculnya titik api baru.

Kepala Biro Operasi Polda Sulut, Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli, menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan udara tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Kapolda Sulawesi Utara untuk memastikan kondisi lahan yang sebelumnya terbakar benar-benar dalam keadaan aman dan tidak lagi menyimpan potensi kebakaran lanjutan.

Dalam peninjauan ini, kami mendapat perintah langsung dari Kapolda Sulut. Bersama Dirpolairud, Dirsamapta, dan Dansat Brimob kami melakukan pemantauan melalui udara untuk memastikan lahan yang telah dipadamkan oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara benar-benar aman, ujar Kombes Pol. Ferry Raimond Ukoli kepada awak media usai pelaksanaan peninjauan.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan, terdapat ratusan hektare lahan yang sebelumnya terdampak kebakaran di kawasan Gunung Soputan. Karena itu, jajaran Polres Minahasa Tenggara diminta terus berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam melaksanakan pendinginan lahan (cooling down) serta pengawasan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Polda Sulawesi Utara juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya pada musim kemarau. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan dampak karhutla terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat, dan ekosistem di sekitar Gunung Soputan.


Harto

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak