Sidik Bhayangkara Indonesia
Boltim, Tutuyan | Personel Polsek Urban Kotabunan bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran di lokasi tempat pembuangan sampah di Jalan Trans Manado, Desa Bulawan Induk, Kecamatan Kotabunan, Rabu (5/8/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.45 Wita. Lima menit kemudian, personel piket Polsek Urban Kotabunan menerima laporan masyarakat mengenai munculnya kobaran api di area pembuangan sampah yang berada di antara Desa Bulawan Induk dan Desa Buyat.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Urban Kotabunan segera menuju tempat kejadian untuk melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran agar api tidak meluas ke area perkebunan milik warga.
Sekitar pukul 12.25 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Berkat sinergi antara personel kepolisian, petugas damkar, dan masyarakat sekitar, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.35 Wita.
Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 20 x 45 meter dan merupakan area tempat pembuangan sampah. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Meskipun api telah padam, petugas Damkar tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Cuaca yang kering disertai angin kencang sangat berpotensi memicu kebakaran dengan cepat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran sampah ataupun lahan secara sembarangan. Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar, ujar Kapolres.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Boltim bersama Polsek jajaran akan terus meningkatkan patroli di wilayah rawan kebakaran, mengoptimalkan edukasi melalui Bhabinkamtibmas, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
(Harto)



