Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG | Depo Pendidikan (Dodik) Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam XIII/Merdeka menyelenggarakan Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 09.00 Wita.
Sebanyak 328 prajurit siswa mengikuti upacara pembukaan pendidikan tersebut. Pendidikan ini merupakan program pembentukan dasar kemiliteran yang akan dijalani selama dua bulan untuk membentuk calon prajurit Tamtama Infanteri yang profesional dan siap tugas.
Upacara dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, S.Sos., sementara Komandan Upacara dijabat oleh Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudi, SIP, M.Hi, M.Sc.
Dalam amanat Pangdam XIII/Merdeka yang dibacakan oleh Brigjen TNI Wempi Ramandei, beliau menyampaikan selamat datang kepada seluruh prajurit siswa yang telah berhasil lulus seleksi. Pendidikan pertama adalah fondasi pertama sebagai prajurit yang profesional. Mulai saat ini kalian adalah Prajurit Siswa tahap pertama pendidikan militer dan kalian akan dilatih serta dibentuk menjadi seorang Prajurit TNI AD yang memegang teguh Santiaji, ujarnya.
Brigjen TNI Wempi Ramandei menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik bagi para siswa. Ia menginstruksikan agar seluruh prajurit siswa mengikuti dengan disiplin semua arahan pelatih dan gumil, serta tidak melupakan kewajiban beribadah. Saya harap kalian semua dapat mengikuti pendidikan sampai dengan selesai,” katanya.
Pendidikan Tamtama Infanteri (Dikmata) ini dilaksanakan sesuai kurikulum resmi TNI AD. Seluruh program dirancang sebagai dasar pembentukan kemiliteran yang menjadi pedoman di seluruh jajaran TNI AD. Para siswa diingatkan untuk mempersiapkan diri secara maksimal karena jadwal pendidikan yang padat dari pagi hingga malam.
Sebagai garda terdepan dan unsur inti tempur, para Tamtama Infanteri kelak akan melaksanakan tugas operasional lapangan. Oleh karena itu, tuntutan kesiapan mental, fisik, dan disiplin menjadi sangat penting sepanjang proses pendidikan.
Di akhir amanat, Danrindam XIII/Merdeka menekankan pentingnya pembinaan anak buah. Bina anak buahmu sebaik-baiknya. Anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri. Pimpin dengan baik, jaga mereka dengan baik, latih mereka dengan keras, tapi tidak dengan kekejaman, pesan Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Selanjutnya, disampaikan penekanan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI yang wajib dihayati dan diamalkan oleh seluruh prajurit siswa Tamtama Infanteri Gelombang II TA 2026 sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam kehidupan bermiliter.
Turut hadir dalam upacara antara lain Kabaglat Rindam XIII/Mdk Kolonel Inf Andik Siswanto, Kabagdik Rindam XIII/Mdk Kolonel Inf Jusriadi, serta para pejabat Rindam XIII/Merdeka lainnya, termasuk Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang X Ny. Levina Wempi Ramandei dan Ketua Persit KCK Ranting 2 Secata Ny. dr. Rezky Rusida Ade Rohmat beserta pengurus.
Harto




.jpg)
