Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG | Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kota Bitung periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi adat yang megah pada Sabtu, 18 Juli 2026. Acara berlangsung di Gedung DPRD Kota Bitung, Kelurahan Bitung Barat Satu, Maesa, Kota Bitung. Pelantikan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi deklarasi komitmen menjaga harmoni antarsuku serta melestarikan kearifan lokal sebagai fondasi persatuan di tengah keberagaman kota.
Pelantikan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KKIG Provinsi Sulawesi Utara. Kedua tingkatan pengurus menilai acara ini sebagai salah satu pelantikan paling meriah dan sarat nilai budaya Gorontalo yang pernah digelar di wilayah tersebut.
Kehadiran para tokoh adat, pejabat pemerintahan, serta unsur TNI dalam acara ini menegaskan posisi KKIG sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial-budaya Kota Bitung. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah bagi warga asal Gorontalo, melainkan juga berperan aktif memperkuat kerukunan masyarakat secara keseluruhan.
Sorotan utama pelantikan adalah kehadiran Dansecata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P., M.H.I., M.Sc., yang mendampingi Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E. Keduanya secara langsung melantik H. Abdul Rahmat Dunggio, S.H. beserta seluruh pengurus DPC KKIG Kota Bitung periode 2026–2030.
Kehadiran Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin mencerminkan gaya kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat. Sejak menjabat, ia dikenal aktif membangun kedekatan dengan berbagai elemen warga tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
Dalam keterangannya, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus KKIG Sulawesi Utara atas dedikasi mereka menjaga persaudaraan. Ia juga mengucapkan selamat kepada H. Abdul Rahmat Dunggio yang dipercaya memimpin DPC KKIG Kota Bitung.
Letkol Ade Rohmat berharap KKIG terus menjadi rumah bersama yang inklusif, melestarikan budaya Gorontalo yang luhur sekaligus membuka pintu kolaborasi dengan suku lain. Menurutnya, kebersamaan ini akan semakin memperkuat Kota Bitung menjadi kota yang stabil, harmonis, dan sejahtera.
Sementara itu, Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E. juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada DPP serta DPD KKIG Sulawesi Utara. Ia menilai pengurus KKIG sebagai aset berharga bagi pembangunan kota.
Walikota Hengky berharap masa bakti 2026–2030 membawa manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas. Ia mendorong peningkatan sinergitas antara KKIG dengan Pemerintah Kota Bitung dan Forkopimda untuk memperkuat gotong royong, pemberdayaan ekonomi, serta menjaga toleransi.
Pelantikan ini menjadi pengingat bahwa Indonesia dibangun atas keberagaman budaya yang saling menjalin. Kehadiran prajurit TNI bersama pemerintah daerah dan tokoh adat dalam merayakan tradisi Gorontalo merefleksikan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang hidup. Bagi pengurus baru KKIG, amanah ini menjadi panggilan untuk melestarikan warisan leluhur sekaligus membangun jembatan persaudaraan yang kokoh di Kota Bitung.
Harto




