Sidik Bhayangkara Indonesia
Minahasa Utara, 16 Juli 2026 | Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menyiapkan pengamanan secara maksimal dalam rangka mendukung kunjungan delegasi Uni Eropa ke Provinsi Sulawesi Utara. Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama seluruh rangkaian agenda kunjungan berlangsung.
Fokus pengamanan diarahkan pada wilayah perairan, kawasan pelabuhan, jalur pelayaran, serta sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari agenda kegiatan delegasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan.
Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., memimpin langsung kesiapan personel dalam pelaksanaan pengamanan. Seluruh personel Ditpolairud telah disiagakan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat yang mungkin terjadi di wilayah perairan.
Selain menyiagakan personel, Ditpolairud juga mengintensifkan patroli rutin menggunakan kapal patroli serta meningkatkan pengawasan di titik-titik strategis. Upaya ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan keselamatan selama kunjungan berlangsung.
Direktur Polairud Polda Sulut menegaskan bahwa institusinya berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh tamu negara yang berkunjung ke Sulawesi Utara. Menurutnya, pengamanan akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan kesiapsiagaan personel serta koordinasi yang solid di lapangan.
Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh tamu negara yang berkunjung ke Sulawesi Utara. Pengamanan di wilayah perairan akan dilakukan secara optimal melalui patroli, pemantauan, dan kesiapsiagaan personel di lapangan, ujar Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas.
Patroli laut akan difokuskan pada jalur pelayaran, kawasan pelabuhan, serta objek-objek strategis yang memiliki keterkaitan dengan agenda kunjungan delegasi Uni Eropa. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.
Di samping itu, Ditpolairud Polda Sulut mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar tetap mematuhi ketentuan pelayaran serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan pengamanan kunjungan tamu internasional tersebut.
Pengamanan juga dilaksanakan melalui sinergi dengan berbagai instansi, antara lain TNI, pemerintah daerah, KSOP, Basarnas, serta pemangku kepentingan di sektor maritim. Koordinasi lintas instansi tersebut bertujuan menciptakan sistem pengamanan yang terpadu, efektif, dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi.
Dengan kesiapan personel, dukungan sarana patroli, serta kerja sama lintas instansi, Ditpolairud Polda Sulawesi Utara optimistis pengamanan kunjungan delegasi Uni Eropa dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan pengamanan ini sekaligus diharapkan menjadi cerminan kesiapan Sulawesi Utara sebagai daerah yang aman, kondusif, dan ramah bagi tamu internasional.
Harto





