Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG | Sebanyak 36 siswa-siswi kelas VI SD Cokroaminoto Pateten resmi dinyatakan lulus dan ditamatkan setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian proses pembelajaran pada tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan penamatan berlangsung dengan suasana penuh kebahagiaan, kekhidmatan, dan rasa syukur, sekaligus menjadi momen perpisahan yang bermakna bagi para guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah.
Acara diselenggarakan secara sederhana namun sarat makna di ruang kelas V dan VI SD Cokroaminoto Pateten, yang beralamat di Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Pateten Satu, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sabtu (06/06/2026). Mengusung tema “Melangkah Maju Dengan Prestasi, Bersatu Dalam Kenangan”, acara ini tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga menghargai perjalanan panjang bersama selama enam tahun belajar di bangku sekolah dasar.
Kepala Sekolah SD Cokroaminoto Pateten, Harta Hasan, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir, melainkan gerbang awal menuju tantangan baru di jenjang pendidikan lebih tinggi. “Ini adalah capaian yang patut kalian syukuri dan banggakan, tapi ingat ini bukan akhir. Dunia akan semakin luas, tanggung jawab semakin besar, dan tantangan semakin beragam,” ujarnya dengan nada penuh semangat dan kasih sayang.
Harta Hasan juga menekankan pentingnya karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama di SD Cokroaminoto Pateten. “Jangan pernah berhenti belajar. Dunia berubah cepat hanya mereka yang mau terus belajar yang akan bertahan dan berhasil. Jadilah pembelajar tangguh, rendah hati, jujur, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan,” pesannya, disambut tepuk tangan hangat dari hadirin.
Ibu Warni Kadir, S.Pd., mantan Kepala Sekolah SD Cokroaminoto Pateten periode 2019–2026. Kehadirannya sebagai tamu kehormatan menjadi momen haru dan penuh penghargaan atas dedikasi beliau selama memimpin sekolah. Para guru dan siswa menyampaikan salam sholawat serta doa untuk keberkahan hidupnya, mencerminkan budaya saling menghormati dan menghargai jasa pendidik.
Koordinator Pengawas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, H. Maoly, S.Pd., M.M., turut hadir dan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan. “Selamat kepada adik-adik sekalian yang telah berhasil menuntaskan pendidikan di jenjang sekolah dasar ini. Jadikanlah kelulusan ini sebagai awal perjalanan panjang, bukan tujuan akhir,” ujarnya, sambil menekankan pentingnya menjaga sopan santun dan memegang teguh nilai-nilai kebaikan yang diajarkan di sekolah dan rumah.
Ia juga berharap para siswa dapat melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan semangat dan prestasi yang lebih baik lagi. “Prestasi bukan hanya soal nilai, tapi juga tentang sikap, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Teruslah berkembang, jangan takut gagal, dan tetaplah menjadi manusia yang bermanfaat,” tambahnya, disertai aplaus dari para orang tua dan guru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh pendidikan, termasuk Kepala Sekolah SD Cokroaminoto Girian, Faridah Haili, S.Ag., M.M.; Kepala Sekolah SD Cokroaminoto Bitung, Imran Toiman, S.Pd.; serta seluruh dewan guru dan orang tua siswa kelas VI. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap keberhasilan siswa dan komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang berkualitas.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan kepala sekolah, pembacaan doa, penampilan seni oleh siswa, penyerahan kenang-kenangan, foto bersama, hingga ramah tamah dengan orang tua. Suasana khidmat dan penuh emosi mewarnai setiap momen, terutama saat para siswa mengucapkan terima kasih kepada guru-guru mereka melalui puisi dan lagu perpisahan.
Sebagai penutup, Kepala Sekolah Harta Hasan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila ada kekurangan selama masa pengajaran. “Kami menyadari bahwa kami tidak sempurna, tapi kami berusaha maksimal. Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan silaturahmi yang terjalin. Semoga anak-anak kita semua menjadi manusia unggul, berakhlak mulia, dan berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya, menutup acara dengan doa bersama dan pelukan haru antara guru dan murid.
(Harto)





