Sidik Bhayangkara Indonesia
MANADO | Jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial donor darah. Sebanyak 50 personel secara sukarela mengikuti kegiatan tersebut di Markas Polda Sulut, Manado, pada Kamis (18/06/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan donor darah ini bukan hanya sebagai rangkaian acara seremonial menjelang hari besar institusi, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung Polri. Di tengah tantangan ketersediaan stok darah di rumah sakit wilayah Sulawesi Utara, partisipasi para personel menjadi kontribusi langsung bagi kebutuhan darah masyarakat.
Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi. Menurutnya, keberanian dan ketangguhan seorang polisi tidak hanya terlihat dari tugas operasional di perairan dan udara, tetapi juga dari kepekaan terhadap kebutuhan sesama.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Ditpolairud Polda Sulut yang telah meluangkan waktu dan mendonorkan darahnya demi membantu sesama. Ini adalah bukti bahwa kita adalah polisi yang manusiawi,” ujar Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.
Ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan kemanusiaan seperti donor darah sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan satuan. “Harapan saya, kegiatan seperti ini tidak berhenti di momen HUT Bhayangkara saja. Jadikan donor darah dan bakti sosial sebagai budaya kerja kita,” tambahnya.
Kombes Pol Bayuaji juga mengingatkan bahwa tugas utama Polri adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. “Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Polri Untuk Masyarakat,” pungkasnya.
Partisipasi 50 personel dalam satu waktu mencerminkan soliditas dan kesadaran kolektif yang tinggi di lingkungan Ditpolairud Polda Sulut. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam mendukung program kemanusiaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan kepolisian yang semakin humanis dan berorientasi pada kesejahteraan publik. Di usia ke-80 tahun, Polri terus membuktikan relevansinya melalui aksi-aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya bakti sosial donor darah ini, Ditpolairud Polda Sulut memperkuat peran sebagai mitra masyarakat di berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang kesehatan. Setiap tetes darah yang didonorkan diharapkan dapat menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi personel Polri lainnya untuk terus aktif dalam berbagai bakti sosial, sehingga semangat pengabdian tanpa batas semakin tertanam sebagai identitas institusi.
Harto





