Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG, Selasa (/19/05/2026) Layanan internet rumah IndiHome kembali menghadirkan program promosi pemasangan baru dengan biaya awal sebesar Rp99 ribu. Penawaran ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin berlangganan layanan internet rumah dengan biaya instalasi lebih ringan, disertai berbagai pilihan paket sesuai kebutuhan pengguna.
Dalam materi promosi yang beredar, tersedia beberapa opsi kecepatan internet mulai dari 50 Mbps, 75 Mbps, 150 Mbps, hingga 200 Mbps. Setiap paket menawarkan pilihan layanan internet saja maupun bundling internet dan televisi interaktif, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan layanan berdasarkan kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.
Untuk paket internet 50 Mbps, pelanggan ditawarkan biaya berlangganan mulai sekitar Rp305 ribu per bulan untuk layanan internet saja, sementara paket internet plus TV berada di kisaran Rp432 ribu per bulan. Sementara itu, paket 75 Mbps dibanderol mulai sekitar Rp327 ribu per bulan untuk internet saja.
Pilihan kecepatan lebih tinggi juga tersedia, seperti 150 Mbps dengan tarif mulai sekitar Rp421 ribu per bulan dan 200 Mbps sekitar Rp604 ribu per bulan. Paket-paket tersebut diklaim dapat mendukung penggunaan banyak perangkat secara bersamaan, mulai dari 10 hingga 30 perangkat tergantung kapasitas layanan.

Meski demikian, calon pelanggan tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku. Dalam informasi promo disebutkan bahwa harga sudah mencakup biaya administrasi dan pajak, pembayaran tagihan dilakukan untuk bulan berikutnya, serta pelanggan diwajibkan berlangganan minimal selama 12 bulan.
Pengamat layanan digital menilai promo seperti ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh akses internet dengan biaya pemasangan lebih terjangkau. Namun, konsumen diimbau untuk memverifikasi informasi langsung melalui saluran resmi penyedia layanan agar terhindar dari kesalahpahaman terkait harga, cakupan wilayah, maupun detail kontrak.
Dengan meningkatnya kebutuhan internet cepat untuk belajar, bekerja, dan hiburan di rumah, promo layanan broadband seperti ini dinilai berpotensi menarik minat masyarakat. Meski begitu, keputusan berlangganan tetap sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, kemampuan anggaran, dan kejelasan informasi resmi dari penyedia jasa.
Umalekhoa



