Mode Gelap Grid Pencarian
Iklan

Parade Nusantara Harkitnas 2026 di Bitung Perkuat Harmoni Budaya dan Persatuan Bangsa

 

Sidik Bhayangkara Indonesia 

BITUNG — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Parade Nusantara Kota Bitung sukses digelar di Lapangan Satrol Kodaeral VIII, Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Kebudayaan Nusantara, Bangkit Bersama Mewujudkan Indonesia Maju” tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Parade Nusantara menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Sejak siang hari, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan jalannya parade budaya yang melibatkan pelajar, organisasi kemasyarakatan, komunitas adat, hingga instansi pemerintah dan swasta.

Ketua Panitia sekaligus Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D, S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan luas dari masyarakat dan berbagai elemen daerah. Ia menjelaskan bahwa tingginya antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pendaftar yang bergabung hanya melalui informasi flyer tanpa undangan resmi.

Menurutnya, partisipasi tidak hanya datang dari wilayah Sulawesi Utara, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Indonesia seperti Jawa, Makassar, dan Kupang. Hal tersebut menunjukkan bahwa semangat kebangkitan nasional dan persatuan budaya masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Peserta parade terdiri dari berbagai instansi dan komunitas, di antaranya Politeknik KP Bitung, Dinas Pendidikan Kota Bitung, SMA Don Bosco, Tim Penggerak PKK Kota Bitung, PDAM Bitung, Pelindo Bitung, Warena/Manguni, Nias Bitung, OKBLI Kota Bitung, Warane Malesum, Satrol Kodaeral VIII, Isra Kota Bitung, Lembeh Utara, Tersius Polres Bitung, BSM Bitung, Cakalang Inshoot Airsoft, GKMI Kota Bitung, IMM Kota Bitung, KKG Kerukunan Keluarga Gorontalo, Dinas Pariwisata Kota Bitung, serta KKJ Kerukunan Keluarga Jawa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E., Wakil Walikota Bitung Randito Maringka, S.E., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung. Hadir pula Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., Dandim 1310 Bitung Letkol Inf. Dewa Made DJ, Kafasharkan Bitung Letkol Laut (T) Dyan Stiawan, M.Tr.Opsla, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Bea Cukai, dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Rangkaian acara dimulai pukul 15.00 WITA dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan pembacaan doa pada pukul 15.30 WITA. Dalam sambutannya, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D menekankan pentingnya semangat gotong royong serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa melalui kegiatan budaya yang positif dan inklusif.

Pada pukul 15.40 WITA, Parade Nusantara secara resmi dilepas oleh Dansathantai Kodaeral VIII bersama unsur Forkopimda. Rute parade dimulai dari Lapangan Satrol Kodaeral VIII, melewati depan Polsek KP3 Bitung, belok kanan menuju kawasan Starbucks, kemudian belok kiri di depan Sarina, dan berakhir di Lapangan Kantor Walikota Bitung.

Setelah seluruh peserta tiba di lokasi finish sekitar pukul 16.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan penganugerahan gelar adat kepada Walikota dan Wakil Walikota Bitung. Selanjutnya, dilaksanakan Deklarasi Damai yang menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.

Deklarasi tersebut menegaskan tekad bersama untuk menjadikan Kota Bitung sebagai daerah yang harmonis, aman, dan sejahtera sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional. Acara kemudian ditutup dengan penurunan bendera, doa bersama, penandatanganan Deklarasi Adat, serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pukul 18.10 WITA.



Harto

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak