Latihan SAR tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., didampingi Kasubdit Polairud Polda Sulut Kompol Karel Tangay, S.H., bersama sejumlah perwira lainnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi pelatihan yang mencakup teori dan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi teknik pencarian dan pertolongan, penggunaan peralatan SAR, penanganan korban kecelakaan laut, hingga simulasi penyelamatan di wilayah pesisir dan perairan terbuka.
Kegiatan latihan berlangsung dengan penuh disiplin dan semangat. Para personel terlihat aktif mengikuti arahan instruktur dalam setiap sesi pelatihan, termasuk simulasi penggunaan perahu karet jenis rigid inflatable boat (RIB) yang disiapkan untuk mendukung operasi penyelamatan di laut.Selain itu, berbagai perlengkapan SAR modern turut digunakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pelampung keselamatan, tenda lapangan, alat evakuasi, serta perlengkapan medis darurat. Penggunaan peralatan tersebut bertujuan agar personel semakin memahami prosedur operasional standar dalam misi penyelamatan.
Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., mengatakan bahwa latihan SAR merupakan bagian penting dalam pembinaan kemampuan personel Polairud. Menurutnya, kesiapan personel menjadi faktor utama dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
Ia menegaskan bahwa wilayah perairan Sulawesi Utara memiliki tingkat aktivitas pelayaran dan perikanan yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan personel yang memiliki kemampuan teknis dan mental yang baik dalam menghadapi potensi kecelakaan laut maupun bencana alam.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri, khususnya di lingkungan Polairud. Melalui latihan rutin dan terukur, diharapkan seluruh personel mampu meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta kecepatan respons dalam pelaksanaan operasi SAR.Selama pelaksanaan latihan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari pembekalan teori hingga praktik lapangan yang menuntut ketahanan fisik dan kerja sama tim.
Dengan terlaksananya latihan peningkatan kemampuan SAR ini, Ditpolairud Polda Sulut menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut di Sulawesi Utara. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga kualitas serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Harto



