SIDIK BHAYANGKARA INDONESIA
BITUNG, | Upaya menjaga kesehatan fisik dan mempererat kebersamaan terus digalakkan di lingkungan pendidikan militer. Komandan Sekolah Calon Prajurit (Dansecata) Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudi, S.I.P., M.H.I., M.Sc., memimpin langsung kegiatan senam pagi bersama yang berlangsung penuh semangat.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari prajurit, staf pengajar, hingga calon siswa Secata. Turut hadir memeriahkan acara Ketua Persatuan Istri Angkatan Darat Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Ranting 2 Cabang XII PD XIII/Merdeka, Dr. Rezky Ade Rohmat beserta pengurus.
Acara berlangsung di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Jalan Tomohon – Tanahwangko, Kelurahan Wangurer Timur, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, pada Minggu (3/5/2026) mulai pukul 07.30 WITA hingga selesai.
Suasana terasa semakin hangat dan akrab dengan kehadiran langsung Dansecata beserta istri yang turut aktif mengikuti gerakan senam. Hal ini menunjukkan kedekatan emosional serta kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan fisik dan mental seluruh personel di bawah komandonya.
Dalam arahannya, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudi menegaskan bahwa kegiatan olahraga bersama bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi kesehatan yang sangat penting. Tubuh yang bugar menjadi syarat utama agar setiap individu siap melaksanakan tugas dan pendidikan dengan optimal.
"Senam pagi ini adalah wujud kepedulian kita bersama untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Saya berharap seluruh personel dan calon siswa memiliki fisik yang prima serta imunitas yang kuat," ujar Dansecata.
Lebih jauh ia menjelaskan, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi belajar bagi para calon siswa serta menumbuhkan suasana yang positif dan menyenangkan di lingkungan pendidikan. Kesehatan yang terjaga akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar.
Selain aspek fisik, kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk membangun kekompakan dan sinergi. Soliditas antara pimpinan, staf, pelatih, dan peserta didik menjadi kunci utama dalam mewujudkan satuan yang profesional dan unggul.
Di akhir sesi, antusiasme peserta semakin terlihat saat dilaksanakannya yel-yel atau cheers yang membakar semangat. Kekompakan suara dan gerakan menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Secata tidak hanya mencetak prajurit yang tangguh, tetapi juga cerdas, disiplin, dan berjiwa korps yang tinggi.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar keharmonisan dan semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga. Sinergi yang baik antara seluruh elemen diharapkan mampu membawa Secata Rindam XIII/Merdeka terus berprestasi dan berinovasi di masa mendatang.



