Sidik Bhayangkara Indonesia
MANADO — Lanud Sam Ratulangi mencatat momen penting dalam penguatan pertahanan udara nasional dengan menyambut kedatangan perdana pesawat angkut militer Airbus A400M di landasan pacu Bandara Sam Ratulangi, Jumat (17/4/2026).
Kedatangan pesawat berbadan besar tersebut disambut langsung oleh Komandan Lanud Sam Ratulangi, Yoyon Kuscahyono, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara serta komunitas bandara yang turut menyaksikan momen bersejarah ini.
Dalam keterangannya, Danlanud menyebut kehadiran Airbus A400M sebagai tonggak penting dalam upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara, khususnya untuk memperkuat mobilitas udara strategis di kawasan timur Indonesia.
“Ini merupakan momentum bersejarah, tidak hanya bagi Lanud Sam Ratulangi, tetapi juga masyarakat Sulawesi Utara.
Kehadiran A400M menunjukkan komitmen TNI AU dalam meningkatkan kemampuan operasional sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia dirgantara,” ujarnya.
Pesawat Airbus A400M dikenal sebagai salah satu pesawat angkut militer generasi terbaru dengan kemampuan tinggi.
Pesawat ini mampu mengangkut muatan hingga 37 ton, memiliki jangkauan lebih dari 6.400 kilometer, serta dilengkapi kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL) yang memungkinkan operasi di landasan pendek maupun wilayah terpencil.
Selain itu, A400M juga mampu menjalankan berbagai misi strategis, mulai dari pengangkutan pasukan dan logistik, operasi kemanusiaan, evakuasi medis, hingga pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling).
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan jajar kehormatan personel Lanud Sam Ratulangi sebagai simbol penghormatan atas kehadiran alutsista strategis tersebut. Antusiasme terlihat dari kehadiran berbagai unsur Forkopimda dan komunitas bandara yang memberikan apresiasi atas pencapaian ini.
Kedatangan Airbus A400M di Manado menjadi bagian dari program modernisasi alutsista nasional yang terus didorong pemerintah guna meningkatkan kesiapan dan respons TNI AU dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Red


