Sidik Bhayangkara Indonesia
BITUNG – Dalam rangka mendukung program nasional “Indonesia Asri”, jajaran Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pulau Lembeh, Jumat (24/04/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan laut.
Aksi ini melibatkan personel Ditpolairud bersama rekan-rekan jurnalis Polda Sulut. Seluruh peserta diberangkatkan menggunakan sejumlah armada kapal patroli guna menjangkau lokasi yang berada di tengah laut.
Adapun armada yang digunakan antara lain KP Kresna 7004, KP SBU XV 2002, dan KP RIB. Operasi laut ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas didampingi Kompol Kuwat, S.S.T., selaku komandan kapal sekaligus Kepala Kesatuan.
Setibanya di lokasi, tepatnya di pesisir Pulau Panjang, tim menemukan kondisi pantai yang dipenuhi tumpukan sampah plastik yang diduga terbawa arus dan gelombang tinggi akibat pengaruh musim angin barat.
Melihat kondisi tersebut, seluruh personel langsung bergerak melakukan pembersihan secara gotong royong. Hingga kegiatan berakhir, tim berhasil mengumpulkan sedikitnya 31 karung sampah yang didominasi oleh botol bekas minuman dan limbah plastik lainnya.
Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menjelaskan bahwa seluruh sampah yang terkumpul akan dibawa ke dermaga Polairud untuk selanjutnya diangkut dan diserahkan kepada pemerintah daerah guna diproses lebih lanjut.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat Kota Bitung, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar lebih peduli dan tidak membuang sampah sembarangan ke laut.
Ia menegaskan bahwa wilayah Sulawesi Utara yang sekitar 70 persennya adalah lautan memiliki kekayaan biota yang tinggi, sehingga harus dijaga dari ancaman pencemaran plastik yang sulit terurai.
Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Rata Tautok, Kabupaten Minahasa Selatan. Ke depan, Polairud berkomitmen melaksanakan aksi ini secara rutin setiap dua minggu demi menjaga kelestarian laut Indonesia.
(Harto)





