Sidik Bhayangkara Indonesia
Tribratanewsboltim, Tutuyan | Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada 1 Juli 2026, Polres Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim) menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama. Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Mapolres Boltim, Selasa (30/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si. Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Polres Boltim Ny. Joice Golfried beserta pengurusnya. Acara ini juga dihadiri Danramil 1303-05 Kotabunan Peltu Junil Tahalu, perwakilan Pengadilan Agama, serta para Pejabat Utama dan personel Polres Boltim.
Suasana penuh toleransi dan kebersamaan terasa ketika para tokoh lintas agama memimpin doa secara bergantian. Mereka adalah Ustaz Supardi Simbala yang mewakili umat Islam, Pendeta F. Hermanus, S.Th. (Kristen), Ibu Mada Makatei dari Gereja Katolik St. Stefanus Kayumoyondi, serta Mangku I Dewa Gede Kartika yang mewakili umat Hindu.
Dalam sambutannya, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk semakin meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kami berharap di usia yang ke-80 ini, Polri senantiasa semakin profesional dalam mengemban tugas-tugas kepolisian. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan demi memberikan yang terbaik, ujar Kapolres Boltim.
Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Boltim sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Timur. Melalui doa bersama lintas agama ini, pihaknya memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh personel serta masyarakat.
Acara doa bersama ini sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Boltim. Kehadiran tokoh-tokoh agama menunjukkan sinergitas yang baik antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat.
Setelah rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas antara aparat kepolisian dengan para tokoh agama. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah yang hangat.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta berakhir pada pukul 11.30 WITA. Tidak ada gangguan yang mengganggu jalannya kegiatan.
Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama ini diharapkan dapat menjadi penguat semangat persatuan dan mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menuju Indonesia yang lebih maju dan harmonis.
Harto





