Sidik Bayangkara Indonesia
MANADO, 6 April 2026 — Komandan Lanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., memimpin langsung Sidang Panitia Penentu Akhir Daerah (Pantukhirda) bagi Calon Siswa (Casis) Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Udara Gelombang I/A-92 Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lanud Sam Ratulangi, Senin (6/4).
Sidang Pantukhirda merupakan tahapan seleksi paling krusial di tingkat daerah dalam proses penerimaan prajurit TNI AU.
Pada tahap ini, seluruh hasil tes yang telah dilalui para Casis ditinjau kembali secara menyeluruh, objektif, dan transparan sebelum ditentukan kelulusannya.
Dalam arahannya, Danlanud Sam Ratulangi menekankan pentingnya objektivitas dan integritas dalam proses seleksi.
Ia menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara membutuhkan prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga mental dan karakter yang kuat.
“Seleksi ini merupakan gerbang awal dalam membentuk prajurit yang profesional dan tangguh. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap calon yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pimpinan TNI AU,” ujar Marsma TNI Yoyon Kuscahyono.
Sebelum memasuki tahap Pantukhirda, para Casis telah menjalani berbagai rangkaian seleksi, di antaranya pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, kesamaptaan jasmani, skrining Polisi Militer (Pom), penelitian personel (Litpers), serta tes psikologi.
Para calon yang dinyatakan lulus pada sidang tingkat daerah ini selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Lanud Adi Soemarmo, Solo. Bagi yang berhasil lolos pada tahap akhir tersebut, akan melanjutkan ke Pendidikan Dasar Keprajuritan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah panitia seleksi, antara lain Kadispers, Dansatpom, Kasibinjas, Kaintel, serta Karumkit Lanud Sam Ratulangi yang bertindak sebagai tim penguji dan penilai.
(Harto)