Sidik Bhayangkara Indonesia
MANADO – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sam Ratulangi, Marsekal Muda TNI Yoyon Kuscahyono, S.Sos., didampingi para Pejabat Utama (PJU) satuan, menggelar kegiatan Tea Break bersama seluruh elemen yang tergabung dalam komunitas Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan koordinasi ini berlangsung di Shelter Wolter Monginsidi Mako Lanud Sam Ratulangi, Rabu (22/04/2026).
Acara dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari pengelola bandara, Otoritas Bandara Wilayah VIII, perwakilan maskapai penerbangan, hingga instansi pendukung lainnya yang memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran operasional dan keamanan penerbangan di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Danlanud Sam Ratulangi menekankan bahwa pertemuan santai ini menjadi momentum strategis untuk membangun komunikasi efektif dan menyamakan persepsi antar instansi. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Bandara Internasional Sam Ratulangi yang semakin maju, aman, dan berprestasi.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan membangun hubungan kerja yang harmonis demi mendukung tugas bersama,” ujar Marsma TNI Yoyon Kuscahyono.
Sementara itu, perwakilan Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, Bapak Irene, menyampaikan apresiasi dan menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan positif ini agar komunikasi antar pemangku kepentingan (stakeholder) semakin solid, sehingga setiap program ke depan dapat berjalan optimal.
Di kesempatan yang sama, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bapak Radityo Ari Purwoko, juga menyampaikan terima kasih atas inisiasi kegiatan ini. Menurutnya, momen ini sangat penting untuk mempererat kekompakan dan mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan melalui diskusi langsung.
“Apabila terdapat kendala di lapangan, agar dapat segera disampaikan guna mempercepat pengambilan keputusan yang tepat dan efektif. Kita ini satu tim yang saling mendukung,” tegas Radityo.
Diharapkan, sinergi yang telah terjalin baik ini dapat terus ditingkatkan demi terciptanya operasional bandara yang aman, tertib, dan profesional, serta mampu mendorong pertumbuhan sektor transportasi udara di Sulawesi Utara.
(Harto)





